December 16, 2008

today's journey

just random things or persons I met on day journey...

2 orang buta duduk di peron jalur 2..1 orang memainkan biolanya dengan baik sekali sementara temannya memegang bekas kantong permen yang digunakan sebagai wadah uang pendapatan mereka hari itu..
then he stopped playing for a while dan merogoh kantong miliknya dan milik temennya..mengeluarkan uang, meraba2, dan memasukkannya lagi...kemudian ia mengeluarkan....rokok!
aarrgghh....kenapa juga harus rokok yang dia keluarin?
membuatku berpikir 2 kali untuk memberi sedekah ke mereka..

seorang anak lelaki kecil lusuh duduk di depan kedua orang buta itu..dan, seperti aku, dia pun menikmati permainan biola si orang buta..dan dia menikmatinya dengan khidmat..matanya berbinar, tampak jelas bahwa ia kagum dengan pemain biola itu..
sampai kedua orang buta itu pergi berjalan menyusuri peron, anak itu terus mengikuti...

ibu itu datang membawa sebuah bungkusan sangat besar...kemudian ia duduk di sisi papan pengumuman, masih di peron jalur 2 stasiun KA bekasi..membuka sebungkus makanan dan mulai memakannya dengan lahap..sesekali kulihat dia mengambil lauk dari dalam bungkusan besarnya itu..
dari perawakannya, tampak jelas bahwa di balik perawakannya yang kurus itu tersimpan kekuatan yang besar..mungkina ia pembantu atau tukang cuci atau tukang pijat..

kemudian ibu lain datang dengan menggendong anak..anak itu bersih, ibu itu pun bersih..dan, sama seperti ibu pertama, ia juga membawa bungkusan sangat besar..namun ia tidak duduk untuk makan walaupun sepertinya ia dan anaknya juga lapar..ia hanya berdiri menunggu kereta yang akan membawanya ke jakarta datang..berdiri seperti calon penumpang lainnya..

anak itu tertawa-tawa..matanya berbinar-binar..duduk di pangkuan ayahnya yang agak kucel, ia tampak sangat bersih dan berbakat tampan..hampir tak kutemukan garis muka warisan sang ayah di mukanya..
di sampingnya anak lain duduk, juga di pangkuan orangtuanya..ibunya..
kedua anak ini nampak seumuran..namun anak pertama langsung memosisikan dirinya sebagai si kakak dengan memanggil anak kedua "dede"..dan mereka berbincang..mata mereka berbinar..

anak pertama itu...dia sangat menarik perhatianku..jarang kutemukan anak yang punya inisiatif tinggi berbincang dengan orang lain..anak yang tidak tampak takut sedikit pun menaiki si kuda besi ini..
on top of everything, anak yang matanya terus berbinar seakan tak ada hal di dunia ini yang tidak menarik perhatiannya..mungkin itu dia yang namanya kecerdasan anak kecil..
karena anak pertama itu, dilihat dari kemampuan bicaranya, kunilai memang anak yang cerdas..his not-so-good-looking father did a very good job raising him..
but, however I wonder..where is his mother? she must be a very beautiful woman since her handsome son inherits only a little from his father..

0 Comments:

Post a Comment

<< Home